Seluk Beluk Orang Terkaya di Indonesia Pada Tahun 2018

Seluk Beluk Orang Terkaya di Indonesia Pada Tahun 2018

detiknews

Seluk Beluk Orang Terkaya di Indonesia Pada Tahun 2018, Majalah Forbes Indonesia pulang merilis susunan 50 orang terkaya di Indonesia. Nama-nama lama pulang menghiasi susunan ini walau ada sejumlah nama yang menjadi pendatang baru.

Enam dari 10 orang terkaya di Indonesia merasakan peningkatan kekayaan dikomparasikan tahun lalu. Sementara sisanya merasakan penurunan jumlah harta.

Namun ada sejumlah rekor yang dicetak dalam Rich List kali ini. Tahun ini, nilai aset bersih minimum dalam Forbes Indonesia Rich List menjangkau $600 juta, naik sebesar $150 juta dari aset minimum tahun 2017 dan adalahpencapaian tertinggi semenjak tahun 2013.

Apa saja kenyataan terbaru dari susunan 50 orang sangat tajir di Indonesia tahun ini? Berikut pembahasan lengkapnya:

Hartono bersaudara berubah menjadi pemuncak susunan orang terkaya di Indonesia. Tahun ini, total kekayaan Hartono bersaudara terdaftar sebesar US$ 35 miliar, di mana selama 70% dari total kekayaannya berasal dari Bank Central Asia.

Sementara itu, Susilo Wonowidjojo naik ke posisi dua dengan kekayaan sebesar US$ 9,2 miliar dampak meningkatnya harga saham perusahaan cerutu Gudang Garam.

Turun ke peringkat ketiga ialah pendiri Sinar Mas, Eka Tjipta Widjaja, yang tahun ini kekayaannya berkurang sebesar US$ 500 juta menjadi US$ 8,6 miliar. Sri Prakash Lohia naik menjadi orang terkaya keempat dengan total kekayaan sebesar US$ 7,5 miliar seiring dengan penambahan nilai saham Indorama Ventures, perusahaan petrokimia yang tercatat di bursa Thailand.

Anthoni Salim turun ke peringkat lima sebab kekayaannya turun sejumlah US$ 1,6 miliar menjadi US$ 5,3 miliar.

Berikut susunan 10 besar orang terkaya di Indonesia

1. Budi dan Michael Hartono: US$ 35 miliar setara Rp 507,5 triliun

2. Susilo Wonowidjojo: US$ 9,2 miliar setara Rp 133,4 triliun

3. Eka Tjipta Widjaja: US$ 8,6 miliar Rp 124,7 triliun

4. Sri Prakash Lohia: US$ 7,5 miliar Rp 108,75 triliun

5. Anthoni Salim: US$ 5,3 miliar setara 98,05 triliun

6. Tahir: US$ 4,5 miliar setara Rp 65,2 triliun

7. Chairul Tanjung: US$ 3,5 miliar setara Rp 50,75 triliun

8. Boenjamin Setiawan: US$ 3,2 miliar setara Rp 46,4 triliun

9. Jogi Hendra Atmadja: US$ 3,1 miliar setara Rp 44,9 triliun

10. Prajogo Pangestu: US$ 3 miliar setara Rp 43,5 triliun

Kurs dihitung: Rp 14.500/dolar AS

Dari susunan Forbes 50 Indonesian Rich List 2018, kelompok orang terkaya sangat muda di Indonesia ditempati oleh Ciliandra Fangiono, 42 tahun. Lewat bisnis minyak kelapa sawit, Ciliandra mengoleksi harta sejumlah US$ 1,2 miliar atau setara Rp 17,4 triliun.

Jumlah harta itu menempatkannya pada posisi 28 orang terkaya di Indonesia secara borongan tahun ini. Namun angka itu menurun dari jumlah hartanya di tahun 2017 yang sebesar US$ 1,4 miliar atau kesatu kalinya turun sesudah terus naik pada tiga tahun sebelumnya.

Ciliandra Fangiono adalahCEO First Resources Ltd., perusahaan minyak kelapa sawit yang tercatat di Singapura dengan perkebunan di semua Indonesia.

Sedangkan untuk kelompok orang terkaya sangat tua ditempati oleh Eka Tjipta Widjaja. Usia pendiri Sinar Mas ini sekarang 95 tahun.

Jumlah harta Eka Tjipta ketika ini menjangkau US$ 8,6 miliar atau selama Rp 124,7 triliun. Namun jumlah harta Eka terdaftar menurun dibanding tahun sebelumnya. Setelah jumlah hartanya terus naik semenjak 2015, jumlah hartanya tahun ini turun US$ 500 juta dari tahun 2017.

Adapun susunan 50 orang terkaya di Indonesia tahun 2018 pulang hanya dipenuhi oleh dua orang wanita. Dua orang tersebut ialah Arini Subianto dan Kartini Muljadi.

Arini menduduki posisi 44 orang terkaya di Indonesia tahun ini. Lewat bisnis di bidang tambang batu bara dan minyak kelapa sawit, Arini mengoleksi harta US$ 665 juta atau selama Rp 9,6 triliun.

Sementara Kartini Muljadi sudah lama mondar-mandir dalam susunan orang terkaya di Indonesia. Dengan jumlah harta menjangkau US$ 610 juta, Kartini (88) menduduki posisi 49 orang terkaya di Indonesia tahun ini.

Majalah Forbes menulis ada penambahan kekayaan yang signifikan dari orang Indonesia di tahun ini. Total kekayaan 50 orang terkaya di Indonesia tembus US$ 129 miliar.

Berdasarkan penjelasan dari Forbes, aset bersih 50 orang terkaya Indonesia mencetak rekor baru. Aset mereka meningkat US$ 3 miliar dibanding tahun kemudian menjadi US$ 129 miliar atau setara Rp 1.870,5 triliun.

6 dari 10 orang terkaya di Indonesia merasakan peningkatan kekayaan dibanding tahun lalu. Salah satunya ialah dua bersaudara Budi dan Michael Hartono yang langganan jadi orang terkaya Indonesia sekitar 10 tahun berturut-turut.

Forbes menyebut, kekayaan mereka naik tahun ini berkat naiknya saham Bank Central Asia. Diketahui dua-duanya punya saham di Bank Central Asia dan Djarum. 70% kekayannya berasal dari Bank Central Asia.

Namun sebanyak orang terkaya di Indonesia merasakan penurunan kekayaan. Separuh dari susunan nama yang masuk dalam Forbes Indonesia Rich List merasakan penurunan kekayaan sebab pelemahan rupiah.

Forbes mencatat, kekayaan mereka turun sebab rupiah melemah 5% terhadap dolar AS, dan pun saham yang lesu. Salah satunya ialah Soegiarto Adikoesoemo yang terdapat di susunan nomor 39.

Berdasarkan penjelasan resmi dari Forbes, ada sebanyak pendatang baru dalam susunan 50 terkaya Indonesia tahun ini. Nama-nama yang masuk ini kekayaannya naik berkat harga saham perusahaan mereka melonjak.

Danny Nugroho, masuk dalam susunan dan menduduki urutan ke 38. kekayaan Danny menjangkau US$ 790 juta sesudah sahamnya di perusahaan finansial dan asuransi Capital Finance Indonesia melonjak nyaris dua kali lipat.

Di samping itu, ada developer properti Benny Tjokrosaputro yang kekayaannya menjangkau US$ 670 juta. Benny terdapat di posisi 43 orang terkaya RI berkat IPO dari perusahaan travel Sinergi Megah Internusa pada Juli kemudian di Bursa Efek Indonesia. Benny memiliki nyaris 84% saham di perusahaan yang pun mengelola Lafayette Boutique Hotel di Yogyakarta, yang bernilai selama US$ 225 juta per akhir November.

Pendatang baru lainnya ialah Sabana Prawiradjaja di posisi ke 47 dengan total kekayaan US$ 640 juta. Sabana ialah pendiri Ultrajaya Milk Industry, di antara produsen produk susu terbesar di Indonesia.

Kemudian Kardja Rahardjo urutan 48 dengan kekayaan US$ 625 juta) pemimpin Pelayaran Tamarin Samudra.

Nama beda yang tak asing ialah Arifin Panigoro. Bos Medco ini pulang masuk ke susunan orang terkaya RI tahun ini di urutan ke 46 dengan total kekayaan US$ 655 juta.